Dosen Thailand Bahas Perkembangan Islam Asia Tenggara

Dosen asal Thailand, Usman Taktayong MPdi saat menjelaskan perkembangan Islam di Negeri Gajah Putih, Kamis (28/7/2022). Kehadiran dosen Thailand ini sekaligus menjadi pembicara dalam seminar internasional di STAI Sufyan Tsauri. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Ustad Usman Taktayong MPdi, dosen dari Bakong Pitaya School, Pattani, Thailand ikut bahas perkembangan Islam di Asia Tenggara, Kamis (28/7/2022). Usman menjelaskan sejarah dan perkembangan Islam di Thailand selatan dalam Seminar Internasional bertajuk Perkembangan Islam Asia Tenggara, Peluang dan Tantangan Bagi PTKI di Sekolah Tinggi Agama Islam Sufyan Tsauri, Cilacap.

Dosen Thailand ini membahas perkembangan islam di negaranya yang secara umum tidak terlalu jauh berbeda dengan yang ada di Indonesia. Seperti adanya madrasah yang mengintegrasikan kurikulum umum dan agama.

“Masih banyak yang membaca kitab klasik. Termasuk kitab ulama besar dari Indonesia,” kata dia.

Usman Taktayong menambahkan, muslim di Thailand kini sudah mencapai 6 persen dari seluruh penduduk di sana. Jumlah ini berkembang dari sebelumnya hanya 4 persen.

“Dulu 4 persen sekrng 6 persen,” kata dia.

Senat UIN Prof Saifuddin Zuhri Purwokerto, Dr Kyai Kholid Mawardi MHum menambahkan, umat muslim di sana memiliki kesamaan dengan yang ada di Malaysia ataupun Indonesia. Seperti dari sisi bahasa, karena warga Pattani di Thailand Selatan terbiasa berbahasa melayu. Demikian juga dengan seni nashid, yang mirip dengan hadroh atau sejenisnya di tanah air.

Hingga menurutnya, ada peluang bagi mahasiswa atau dosen dari Indonesia untuk melakukan penelitan atau praktek kerja.

“Ada peluang mahasiswa untuk ke sana,” katanya.

Dosen STAI Sufyan Tsauri, Dr H Masngudi MEi melihat peluang untuk membangun kerja sama antara perguruan tinggi di Indonesia dengan Thailand. Caranya dengan menyepakati kerangka kerja sama dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU).

“Tapi tidak selesai di MoU. Ada peluang yg bisa kita tindak lanjuti,” tegasnya.

Usai seminar, ada penanda tanganan MoU antara STAI Sufyan Tsauri dengan Bakong Pitaya School. Dari STAI Sufyan Tsauri diwakili oleh Ketua yakni Dr H Supriyanto, Lc, MSi. Sementara dari Bakong Pitaya School mewakilkan Ustad Usman Taktayong MPdi. (*)