DPR RI Khawatir Akan Ada Mutasi Virus Covid19

  • Bagikan
Cilacap butuh tambahan kuota vaksin untuk mengantisipasi kemungkinan mutasi virus Covid19 saat pancaroba. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Anggota DPR RI, Teti Rohatiningsih mengkhawatirkan akan adanya mutasi virus Covid19. Mutasi ini terjadi karena pengaruh cuaca dan iklim. Mengingat saat ini tengah dalam musim pancaroba, atau peralihan dari kemarau ke penghujan.

Saat musim pancaroba ini, cuaca kerap berubah drastis. Dari panas terik menjadi hujan deras. Tidak jarang, panas terik dan hujan ini masuk kategori ekstrim. Hingga bisa memicu terjadinya mutasi virus Covid19.

“Takutnya di masa pancaroba dari terang ke penghujan akan terjadi mutasi-mutasi kedepannya,” kata Teti.

Menurutnya, mutasi ini masih terjadi dengan berkaca pada pengalaman sebelumnya. Seperti munculnya varian delta atau varian lokal yang berubah drastis.

“Ini masih mutasi dan mutasi terus,” kata dia.

Karena itulah, vaksinasi menjadi senjata penting melawan penyebaran Covid19 di pelosok negeri. Terutama di daearah pinggiran yang masih berstatus level 3 maupun 4.

Di sejumlah daerah dia melihat kuota vaksin masih terbatas. Sebut saja Kabupaten Cilacap yang masih berpacu dengan keterbatasan vaksin.

“Target Kabupaten Cilacap adalah 1,5 juta jiwa. Ini cakupannya masih jauh dari harapan,” kata dia.

Politisi Fraksi Golkar ini mendukung tambahan kuota vaksin yang sudah diajukan pemerintah setempat. Hal ini didukung dengan kesiapan tenaga kesehatan yang tersebar di 36 puskesmas.

“Selama vaksinnya ada, petugas medis selalu siap,” tegasnya. (*)

  • Bagikan