CILACAP – Seorang nelayan Cilacap yang mencari ubur-buru dan hilang selama 9 hari, akirnya ditemukan. Sayang, petugas SAR mendapatkan dia sudah meniggal dunia.
Seorang nelayan Cilacap, hilang saat cari ubur-ubur di perairan selatan Jawa, Minggu (8/10/2023). Nelayan tersebut bernama Marto Miardi (61). Dia tercatat tinggal di Jalan Singa Laut RT 02 RW 13 Kelurahan Mertasinga Kecamatan Cilacap Utara, Cilacap.
Informasi dari petugas menyebutkan, Marto Miardi berangkat melaut pada Minggu (8/10/2023). Tujuannya adalah mencari ubur-ubur.
Senin, (9/10/2023) pagi, sejumlah nelayan lainnya hanya menemukan perahu yang sudah pecah tanpa ada mesin tempel. Posisi kapal ini berada di sekitar perairan Bunton, Cilacap, Senin (9/10/2023). Nelayan dan saksi lalu melaporkan kejadian ini ke Basarnas Cilacap.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap, Adah Sudarsa mengatakan, pihaknya menerima laporan tentang penemuan jenasah di Perairan Lengkong, Cilacap, Senin (16/20/2023) pagi. Petugas lalu berhasil mengevakuasi jenasah tersebut pukul 09.30 WIB. Mereka segera membawa jenasah ke RSUD Cilacap guna melakukan identifikasi.
Usai proses ini, pihaknya lalu mengambil kesimpulan. Bahwa jenasah tersebut merupakan nelayan yang hilang dan berhasil ditemukan.
“Setelah uji forensik, jenazah teridentifikasi atas nama Marto Miardi (61) asal Kelurahan Mertasinga Kecamatan Cilacap Utara. Dia merupakan nelayan yang hilang dan berhasil ditemukan”, ungkap Adah Sudarsa.
Dengan usainya proses evakuasinya korban, petugas memastikan operasi SAR selesai. Seluruh unsur yang terlibat kembali ke kesatuannya masing-masing.
“Dengan penemuan jenasah dan evakuasi jenasah, operasi SAR ini resmi berakhir,” tegasnya. (*)






