CILACAP – Pemilik kendaraan wajib lakukan cara mengatasi kabin panas usai parkir mobil lama di luar ruangan. Cara ini agar kabin mobil terbebas dari hawa panas dan pengemudi merasa nyaman.
BMKG merilis suhu rata-rata di Indonesia tertinggi ke-3 sejak tahun 1981. Suhu panas tersebut berkisar antara 29 – 34 derajat celcius karena pengaruh dari fenomena el nino. Kondisi suhu udara tinggi ini secara langsung berdampak pada suhu di dalam kabin mobil.
Asst. to Service Dept Head PT Suzuki Indomobil Sales (PT SIS), Hariadi mengatakan cuaca panas mempengaruhi perilaku berkendara. Terutama setelah mobil parkir lama di luar ruangan.
“Pemilik kendaraan mungkin menyadari bahwa setelah mobil terparkir, suhu kabin terasa lebih panas dari pada di luar dan bisa mencapai 30 derajat. Hal ini karena udara panas terperangkap di kabin. Ini mengganggu kenyamanan ketika hendak berkendara,” kata dia.
Untuk itu, dia berbagi tips bagi pengendara cara mengatasi kabin terasa sangat panas terutama setelah mobil parkir lama di luar ruangan. Langkah ini sangat mudah namun efektif mengatasi suhu kabin panas
Pertama adalah nyalakan mesin mobil. Tapi jangan menyalakan AC. Justru pemilik harus membuka kaca mobil terlebih dahulu. Bahkan Suzuki menyarankan agar semua kaca mobil dibuka tanpa kecuali.
Di langkah ketiga atau terakhir, barulah ada saran untuk menyalakan AC. Pastikan untuk menyalakan AC mobil di suhu yang paling rendah dan tingkat hembusan besar. Atau dapat pula menggunakan fitur AC Auto selama 2 menit untuk menetralkan kembali suhu di area kabin mobil.
Setelah suhu kabin normal, tutup kembali kaca mobil dan atur ualng suhu AC di kondisi normal yakni 22 hingga 24 derajat celcius. Dengan seluruh langkah ini, maka mampu menghalau suhu panas di dalam kabin usai mobil parkir lama di luar ruangan. (*)






