News  

Jelang Ramadan, Ribuan Warga NU Gelar Doa Bersama

Ribuan warga NU dari 5 kecamatan di Cilacap, gelar doa bersama jelang ramadan, Minggu (26/2/2023). (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Jelang bulan ramadan, ribuan warga 5 kecamatan di Kabupaten Cilacap gelar doa bersama di alun-alun Majenang, Minggu (26/2/2023). Doa bersama dengan tajuk Mujahadah Kubro Al Asma ul Husna melibatkan berbagai majelis ta’lim, santri pondok dan ulama di 5 kecamatan tersebut.

Peserta doa bersama jelang ramadan ini melantunkan nama-nama Alloh SWT dengan mendapatkan bimbingan dari sejumlah kyai sepuh. Juga penulis buku Al Asma ul Husna, yakni Syech Abjad.

Mayoritas peserta doa bersama ini menggenakan pakaian berwarna putih. Para warga NU duduk dan dengan khusyu mengikuti seluruh acara dari awal hingga akhir.

Usai mengucapkan seluruh nama-nama Alloh SWT, langsung digelar doa bersama. Inti doa adalah meminta pertolongan bagi warga Cilacap dan seluruh peserta doa bersama.

Ketua Komisi D DPRD Cilacap, Didi Yudi Cahyadi mengatakan, doa bersama ini sebagai bentuk memuja Alloh SWT. Sekaligus mendoakan agar masyarakat Cilacap bisa aman, damai dan selalu mendapatkan keberkahan.

“Bagaimana kita berupaya dan doakan masyarakat Cilacap mendapatkan keberkahan dan kemudahan,” kata dia.

Dia menambahkan doa bersama jelang ramadan ini sebagai bentuk menyambut kedatangan bulan suci dengan riang gembira. Karena umat islam yang senang dengan kedatangan bulan ini, maka akan mendapatkan pertolongan di hari akhir nanti.

“Doa bersama ini sekaligus kita songsong bulan suci ramadan. Dan juga tahun politik,” katanya.

Dengan doa bersama ini, dia berharap agar selama proses demokrasi masyarakat tetap tenang, tidak ribut atau saling menjegal satu sama lain.

“Kita songsong tahun politik dengan tetap rukun, tidak sikut-sikutan. Sekarang masih Pj Bupati. Tapi kedepan kita ingin bupati devinitif yang paham akan nilai2 hari besar agama islam,” katanya.

“Dan yang utama, mengajak masyarakat Cilacap menjadi masyarakat yang rihmatan lil alamin,” katanya.

Ketua Komisi A DPRD Cilacap, Patriasmoro menambahkan, kegiatan seperti ini harus berkelanjutan dan tidak hanya berhenti di satu titik.

“Kegiatan ini sangat positif. Kedepan, kecamatan lain bisa mengadakan kegiatan seperti ini,” tegasnya. (*)