Jumlah Penghuni Huntara di Cilacap Bertambah Lagi Menjadi 56 Unit. Ini Penyebabnya

Pekerja tengah menggarap pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban longsor asal Desa Cibeunying Kecamatan Majenang, Cilacap. Jumlah penghuni huntara di Cilacap ini akan bertambah dari 54 menjadi 56 keluarga. (bercahayanews.com)

CILACAP – Jumlah warga yang akan menjadi penghuni hunian sementara (huntara) di Desa Cibeunying Kecamatan Majenang, Cilacap ternyata bertambah lagi. Jika sebelumnya, BNPB hanya akan membangun 54 unit, kini menjadi lebih banyak.

Keputusan pembangunan huntara bagi korban longsor di Desa Cibeunying Kecamatan Majenang, Cilacap sangat cepat. Ini setelah ada perintah langsung dari BNPB dan pemerintah pusat maupun Pemprov Jawa Tengah. Saat Gubernur Jawa Tengah, Akhmad Luthfi meninjau lokasi, dia sudah meminta kesiapan pemerintah Cilacap untuk menyiapkan lahan. Setelah itu, lahan milik Pemkab Cilacap di Desa Jenang langsung diusulkan.

Dan Tim PVMBG berada di lokasi longsor di Cilacap sejak Senin (24/11/2025) untuk melakukan kajian. Dan hasil rekomendasinya adalah memastikan 54 keluarga harus relokasi. Jumlah penghuni huntara korban longsor di Cilacap ini, jauh berkurang dari data awal. BPBD Cilacap sebelumnya mendata 296 rumah warga berada di lokasi rawan dan harus relokasi.

Hal ini lalu menjadi dasar bagi BNPB untuk membangun huntara sebanyak 54 unit. Lokasi huntara ini berada di Desa Jenang dan hanya berjarak sekitar 2,5 km dari lokasi longsor. Jarak dekat ini, harapannya bisa mempermudah penghuni huntara korban longsor di Cilacap ini akan lebih mudah beradaptasi.

Namun belakangan, ada usulan lagi dari Pemkab Cilacap agar jumlah huntara bisa ditambah lagi. Ini setelah adanya tambahan rumah terancam di daerah Jaringao dan masih masuk Desa Cibeunying.

Camat Majenang, Aji Pramono menambahkan, Bupati Cilacap sudah bersurat ke pemerintah pusat. Salah satu isinya adalah meminta tambahan jumlah huntara bagi korban longsor.

“Pak Bupati sudah mengirim surat agar huntara ditambah dua dari 54 sekarang menjadi 56,” katanya.

Saat ini, pembangunan huntara bagi korban longsor di Cilacap ini masih berjalan. Targetnya, 56 unit ini akan selesai pada akhir Januari atau paling lambat awal Februari 2026. (*)