News  

Kakek Tua Tenggelam di Sungai

Petugas Basarnas Cilacap bersama aparat terkait mencari kakek tua yang tenggelam di Sungai Cikawung, Kamis (21/4/2022). Sampai berita ini diturunkan, petugas belum berhasil menemukan tubuh korban. (doc)

CILACAP – Sanihar (73), kakek tua warga Dusun Nambo Desa Bantarpanjang Kecamatan Cimanggu, Cilacap dilaporkan tenggelam saat hendak seberangi Sungai Cikawung. Dia dalam perjalanan pulang ke rumahnya usai bekerja di Desa Kutasari Kecamatan Cipari, Cilacap pada Selasa (19/4/2022), sekitar pukul 17.40.

Kejadian ini bermula dari laporan salah satu teman korban kepada aparat setempat. Saksi menyebutkan kalau dia sempat mengajak kakek tua itu untuk tidak menyebarangi sungai namun melalui jembatan. Saksi sempat mencari teman lainnya untuk bersama-sama pulang ke Desa Bantarpanjang. Namun saat saksi kembali, korban sudah tidak ada di tempat semula.

Basarnas Cilacap yang menerima laporan ini kemudian mengirimkan 1 tim untuk melakukan pertolongan dan pencarian. Tim memperkirakan, korban terpeleset hingga terbawa arus sungai terbesar di wilayah barat Kabupaten Cilacap itu.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap, I Nyoman Sidakarya mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari keluarga korban.

“Kita segera terjunkan 1 tim untuk melakukan pencarian dan penyelamatan atas Kondisi Membahayakan Manusia,” ujar I Nyoman Sidakarya, Kamis (21/4/2022).

Kasie Trantib Kecamatan Cimanggu, Bastari menambahkan, sejumlah petugas gabungan ikut dalam proses pencarian tersedbut. Mulai dari Satpol PP, anggota Polsek dan Koramil Cilacap serta warga sekitar. Namun sampai hari ke 2 pencarian, petugas gabungan belum bisa menemukan korban.

“Hari ini pencarian sampai ke (Kecamatan) Cinta Ratu (Jawa Barat). Tapi tidak berhasil menemukan korban,” kata dia.

Kakek tua ini diperkirakan tenggelam saat hendak seberangi Sungai Cikawung yang memang terkenal lebar dan berair deras. Perkiraan Basarnas ini diperkuat dengan tidak adanya tubuh korban di daratan atau perkebunan dekat aliran Sungai Cikawung.

“Basarnas memang memperkirakan korban terpeleset karena usianya sudah tua,” kata Bastari. (*)