Usai Dilantik, Kepala BPPKAD Harus Naikan PAD dan Pertahankan WTP

  • Bagikan
Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji menyaksikan pejabat baru menandatangani berita acara pelantikan, Jumat (30/4/2021)

PENULIS : NARISAKTI

CILACAP – Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji melantik sebanyak 92 pejabat administrator, pengawas, kepala Puskesmas serta pejabat fungsional di lingkungan Pemkab Cilacap, pada Jumat (30/4/2021).

Salah satu pejabat tinggi pratama dilantik yakni Achmad Fauzi, yang menempati kekosongan jabatan Kepala Badan Pendapatan pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Cilacap.

Dia menjabat setelah dilakukan serangkaian seleksi terbuka pejabat tinggi pratama beberapa saat lalu.

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji meminta kepada Kepala BPPKAD terlantik, agar bisa menaikkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Cilacap.

Selain itu juga harus terus mempertahankan penghargaan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia.

“PR nya paling berat, karena harus menata aset, menaikkan PAD dan juga harus mempertahankan WTP kedepan, karena lebih sulit mempertahankan daripada mendapatkan,” ujarnya.

Bupati berharap kepada seluruh pejabat yang telah diberikan amanah jabatan tersebut untuk melaksanakan tangungjawabnya dengan semangat, ridak menunggu di’suruh’. Selain itu juga harus terus berinovasi.

Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Cilacap Warsono mengatakan jika pemkab Cilacap masih akan dengan cepat melakukan seleksi apabila ada kekosongan pejabat di lingkungan pemkab.

Hal ini dilakukan agar tidak ada kekosongan jabatan sehingga roda pemerintahan berjalan dengan baik.

Pelantikan ini untuk mengisi kekosongan periode bulan Maret dan April. Hanya masih beberapa Kasi Trantib di tingkat Kelurahan yang masih dalam tahap seleksi.

Saat ini juga masih ada kekosongan pada jabatan Asisten Sekda serta Staf Ahli.

“Harapan kita setiap ada kekosongan langsung ada ‘bidding’, secepat mungkin akan ada bidding, supaya tidak ada kekosongan dan roda pemerintahan berjalan,” katanya. (*)

  • Bagikan