JAKARTA – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, memotivasi mahasiswa baru untuk menghadapi kehidupan kampus. Ia menyampaikan pesan ini khusus kepada para penerima KIP-Kuliah pada awal tahun akademik 2025/2026.
Para penerima KIP-Kuliah berasal dari seluruh Indonesia. Mereka datang dari keluarga petani, buruh, hingga nelayan. Mereka berhasil menembus kampus-kampus unggulan.
Pemerintah menunjukkan komitmen dalam membuka akses pendidikan tinggi. Program ini mendukung mahasiswa KIP-Kuliah agar dapat belajar di perguruan tinggi terbaik.
Menteri Brian mendorong KIP-Kuliah agar berani bermimpi besar. Ia menceritakan kisahnya yang berasal dari keluarga sederhana. Ia pun harus mencari beasiswa sendiri untuk kuliah S2 dan S3 di Jepang.
Kegiatan ini juga menekankan pentingnya pengembangan diri. Menteri Brian meminta penerima KIP-Kuliah aktif berorganisasi, membangun relasi, dan mengasah soft skill serta hard skill.
“Saya sangat terharu,” ucap Made Dea Vio Lantini dari ITB. Sebagai KIP-Kuliah, ia bersyukur karena program ini membuka jalan bagi mimpinya. Ia menjadi harapan keluarga besarnya di Bali.
Mahasiswa penerima KIP-Kuliah juga berdiskusi dalam sesi tanya jawab. Mereka membahas strategi menghadapi tantangan keuangan dan pentingnya komunikasi dengan orang tua.
Mendiktisaintek menutup acara dengan pesan optimisme. Ia menyatakan bahwa KIP-Kuliah harus terus belajar dan pantang menyerah. Pemerintah siap mendukung mereka menuju Indonesia Emas 2045. (*)






