Menteri Tegaskan Komitmen Dukung Transformasi Pendidikan di Kalimantan Timur

Ilustrasi

JAKARTA – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, secara aktif mendukung transformasi pendidikan. Ia memuji langkah progresif Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam membangun sektor pendidikan tinggi pada Selasa (29/7).

Selain itu, dalam pertemuan tersebut, Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud menjelaskan secara rinci bahwa pihaknya telah meluncurkan Program Gratispol, yakni kuliah gratis bagi mahasiswa jenjang S1, S2, dan S3. Dengan kata lain, pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk memperluas akses pendidikan tinggi secara merata bagi seluruh warga Kalimantan Timur. Dengan program ini, Pemprov Kaltim ingin dukung transformasi pendidikan melalui akses yang lebih luas bagi seluruh warganya.

Menteri Brian pun menyambut positif kebijakan Pemprov Kaltim, termasuk pemberian beasiswa penuh, pengembangan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Kaltim, dan kerja sama double degree dengan kampus luar negeri. Langkah ini dinilainya sebagai upaya strategis untuk dukung transformasi pendidikan tinggi.

Menteri Brian menekankan bahwa penguatan sumber daya manusia merupakan investasi jangka panjang bangsa. Ia menyampaikan komitmennya untuk menghadirkan dosen-dosen dan profesor dari kampus ternama guna melakukan mentoring dan kolaborasi riset di Kaltim, sebagai cara efektif untuk dukung transformasi pendidikan secara merata.

Memfasilitasi Program Visiting Professor

Sebagai aksi nyata, Menteri Brian menyatakan akan memfasilitasi program visiting professor ke Kaltim secara terstruktur dan berkelanjutan. Menurutnya, kolaborasi antarkampus menjadi salah satu cara paling efektif untuk dukung transformasi pendidikan tinggi di daerah pengembangan seperti Kaltim.

Selain itu, Menteri Brian juga menegaskan kembali komitmennya terhadap percepatan operasional ISBI Kaltim. Oleh karena itu, ia siap mendukung seluruh proses yang dibutuhkan. Sebagai bentuk keseriusan, kementeriannya akan segera memproses tahapan teknis demi memastikan ISBI Kaltim dapat segera beroperasi secara optimal.Ia mengapresiasi dukungan dari pemerintah daerah, seperti hibah lahan 40 hektare dan anggaran pembangunan, sebagai bagian dari upaya bersama untuk dukung transformasi pendidikan berbasis budaya lokal.

Lebih lanjut, Menteri Brian menyebutkan bahwa skema double degree menjadi strategi andalan untuk mencetak lulusan berdaya saing global. Ia melihat potensi besar dalam program ini untuk dukung transformasi pendidikan melalui pembukaan akses internasional bagi mahasiswa Indonesia.

Untuk memperkuat sinergi pusat dan daerah, Menteri Brian berencana mengunjungi Kalimantan Timur. Kunjungan ini menunjukkan keseriusan Menteri Brian dalam memastikan seluruh program yang ia canangkan mampu dukung transformasi pendidikan tinggi secara berkelanjutan. (*)