CILACAP – Parpol peserta Pemilu yang sudah lolos verifikasi KPU, mulai patok target untuk meraih jumlah kursi di DPR. Target ini agar parpol bisa meraih kursi dan suara hingga bisa lolos parleimentary treshold maupun electoral treshold. Jika kedua syarat ini terpenuhi, maka bakal caleg bisa melenggang menjadi anggota dewan.
Parpol yang sudah terang-terangan patok target raihan kursi diantaranya adalah Nasdem dan PDIP. Baik Nasdem dan PDIP Cilacap mematok mampu meraih kursi sebanyak mungkin. Demikian juga dengan dukungan suara dari masyarakat pada Pemilu 14 Februari 2024.
Ketua DPD Nasdem Cilacap, Cahya Sasongko, target yang mereka patok mampu meraih raih 10 kursi di DPRD Cilacap. Jumlah ini sama dengan 1/5 dari total 50 kursi di DPRD Cilacap.
“Target kami adalah meraih 10 kursi. Ini sesuai target dari DPP,” ujar Cahya Sasongko, Kamis (11/5/2023).
Untuk memenuhi target ini, partai sudah mempersiapkan bakal caleg agar mampu bertarung dalam pemilu. Seperti memastikan bakal caleg sudah memenuhi syarat dari internal partai.
Dia merinci, bakal caleg tersebut merupakan tokoh di lingkungan masing-masing. Selain itu, partai juga sudah melakukan sejumlah pembenahan. Hingga dia yakin semua bakal caleg akan mampu bertarung dan meraih suara masyarakat.
Ketua DPD PDIP Cilacap, Taufik Nurhidayat juga melontarkan keyakinan yang sama. Menurutnya, partai berlambang banteng moncong putih ini memilih bakal caleg dengan banyak kriteria.
“Syarat pertama, usahakan kader,” kata dia.
Sementara syarat lainnya adalah mereka sudah paham akan fungsi dan kedudukan dewan dalam pemerintah. Pemahaman ini diberikan melalui berbagai metode dan cara. Termasuk melalui pendidikan politik.
“Bakal caleg nantinya paham kalau mereka akan menjadi anggota dewan. Bukan menjadi bupati atau eksekutif,” tegasnya.
Terkait target kursi di DPRD Cilacap, Taufik sangat percaya diri partainya akan meraih suara maksimal. Bahkan akan melampaui target partai.
“Target kita ingin menang spektakuler. Di atas ekspetasi,” tegasnya. (*)






