JAKARTA – Pemerintah Indonesia dan Freeport-McMoRan sepakati proyek investasi baru melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU). Kesepakatan ini terkait perluasan investasi Freeport jangka panjang. Dalam dua dekade ke depan, akan ada aliran modal sebesar US$20 miliar atau sekitar Rp312 triliun dari Freeport.
Pemerintah memasukkan komitmen investasi freeport itu dalam dokumen Implementation of the Agreement toward New Golden Age US-Indonesia Alliance.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani menyatakan, komitmen tersebut memberikan kepastian hukum bagi operasional tambang Grasberg di Papua Tengah.
“Pihak Freeport akan meningkatkan investasinya dalam kurun waktu sekitar 20 tahun ke depan dengan nilai mencapai US$20 miliar,” ujar Rosan di kanal youtube sekretariat presiden.
Ia menambahkan, pemerintah akan segera menindaklanjuti MoU tersebut menjadi perjanjian definitif.
“Kami menargetkan kesepakatan ini segera difinalisasi agar dampaknya terhadap penerimaan pajak dan perekonomian nasional bisa segera dirasakan,” kata Rosan.
MoU tersebut menjadi dasar amandemen Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) PT Freeport Indonesia. Amandemen itu diperlukan untuk memberikan jaminan operasional setelah masa kontrak yang berlaku berakhir pada 2041.
Dalam skema baru tersebut, para pihak menyepakati sejumlah poin utama. Pada 2041, Freeport-McMoRan akan mengalihkan tambahan 12 persen saham kepada Pemerintah Indonesia tanpa biaya. Sementara pemerintah akan mengganti biaya investasi pro-rata berdasarkan nilai buku untuk pengembangan pasca-2041. Dengan skema ini, kepemilikan Freeport-McMoRan akan menjadi sekitar 37 persen mulai 2042.
Selain itu, PT Freeport Indonesia berkomitmen memperkuat hilirisasi melalui penjualan produk olahan tembaga dan logam mulia di pasar domestik. Sekaligus membuka peluang ekspor ke Amerika Serikat. Perusahaan juga meningkatkan dukungan pendanaan untuk pembangunan infrastruktur kesehatan dan pendidikan medis di Papua.
Chairman Freeport-McMoRan, Richard C. Adkerson, bersama CEO Kathleen Quirk menyambut positif kelanjutan kemitraan tersebut.
“Perpanjangan ini memberikan peluang untuk terus menciptakan nilai substansial bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Freeport dalam pernyataan resminya. (*)






