Penerimaan Siswa Baru Bisa Offline

Penerimaan siswa baru tahun ini dilakukan secara offline. Beda dengan penerimaan siswa baru saat pandemi. (doc)

CILACAP – Penerimaan siswa baru tahun ajaran 2022-2023, bisa dilakukan secara offline. Caranya, siswa membawa seluruh berkas pendaftaran ke panitia di sekolah tujuan. Pemeriksaan berkas juga secara manual atau dengan melihat langsung fisik dari berkas persyaratan calon siswa.

Hal ini berbeda dengan penerimaan siswa baru selama masa pandemi. Pantia harus membuka desk pendaftaran secara online untuk menghindari tatap muka. Demikian juga kerumunan calon siswa atau orang tua mereka di lokasi pendaftaran.

Kepala SMP N 1 Majenang, Sarno mengatakan, pendaftaran siswa baru tahun ini memang berbeda dari pada 2 tahun sebelumnya.

“Tahun ini bisa offline atau luring,” ujar Sarno, Kamis (16/6/2022).

Dia mengakui, hal ini menjadi pembeda dari pada sebelumnya karena panitia harus tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat. Pertama adalah pendaftaran dilakukan secara online.

Namun hal ini justru membuat orang tua mengalami kesulitan untuk mengakses situs panitia pendaftaran. Akibatnya sekolah harus membuka desk konsultasi bagi calon siswa ataupun wali murid.

“Dulu kita harus buka konsultasi karena orang tua mengalami kesulitan untuk mendaftar secara online,” kata dia.

Dia mematikan, pendaftaran siswa baru tahun ini mulai Senin (20/6/2022). Sekolah sejak beberapa hari terakhir sudah membuka desk konsultasi agar bisa memudahkan wali murid atau pun calon siswa baru.

“Hari ini untuk pengukuran jarak (rumah siswa dengan sekolah), sesuai dengan zonasi,” tegasnya.

Imam Muhdi, salah satu warga Kecamatan Majenang mengatakan kalau penerimaan siswa baru secara offline lebih memudahkan orang tua. Ini karena mereka bisa dengan mudah untuk melakukan konsultasi dan saat pemeriksaan berkas.

“Kita lebih enak. Kalau dulu harus online, sementara jaringan (internet) di desa kan susah,” tegasnya. (*)