News  

Peringatan Hari Jadi Cilacap Tanpa Kirab Karena Puasa

ilustrsai

CILACAP – Panitia peringatan Hari Jadi Kabupaten Cilacap memutuskan menghilangkan kirab saat puncak peringatan. Pertimbangan utama karena acara ini bertepatan dengan bulan suci ramadan saat umat islam tengah menjalankan ibadah puasa.

Merujuk pada kegiatan serupa pada 2023 lalu, peringatan Hari Jadi Kabupaten Cilacap terasa sangat meriah. Karena antara 2020 hingga 2022, tidak ada kegitan kirab sama sekali karena tengah masa pandemi.

Puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Cilacap 2023, ada kirab dan sejumlah pertunjukan di pusat kota Cilacap. Salah satunya tarian daerah di komplek pendopo Cilacap.

Sekretaris Panitia Peringatan Hari Jadi Kabupaten Cilacap, M Najib mengakui tahun ini tidak ada kirab. Pertimbangan utama karena bertepatan dengan bulan suci ramadan.

“Hasil rapat kita denga Pak Pj Bupati kemarin, untuk kirab Hari Jadi Cilacap kita tiadakan karena bertepatan dengan puasa,” katanya.

“Merujuk yang disampaikan Pj bupati, untuk peringatan Hari Jadi yang hampir bersamaan dengan ramadan, kita lebih kedepankan kegiatan yang bersifat keagaman,” tambahnya.

Dia mencontohkan kegiatan santunan bagi anak yatim dan lansia, sunatan massal dan donor darah tetap masuk dalam agenda. Selain itu, juga ada rangkaian kegiatan taraweh dan silaturahim selama bulan puasa.

Tim dari pejabat teras Cilacap akan sholat taraweh di 12 lokasi berbeda selama puasa. Sejumlah pejabat terkait juga akan ikut dalam tim ini.

“Ada 1 tim dan Pak Pj Bupati akan pimpin langsung. Kita ada 12 titik untuk tarhim,” katanya.

Sementara puncak peringatan hari jadi adalah dengan ziarah ke taman makam pahlawan Surengrono, Jeruklegi, pada Senin 20 Maret 2024 mendatang. Lalu ada sema’an Al Quran di Masjid Agung Darussalam. Malam harinya digelar tasyakuran dan doa bersama. (*)