Perolehan Zakat Baznas Cilacap Diharapkan Mencapai Rp 15 Milyar

  • Bagikan
Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji meresmikan penggunaan kantor baru Baznas Cilacap, Kamis (2/9/2021). Pengumpulan zakat oleh Baznas Cilacap tiap tahun naik dan pada 2021 diprediksi bisa mencapai Rp 15 Milyar. (doc)

CILACAP – Pengumpulan Zakat Infak dan Sodakoh (ZIS) oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Cilacap, diprediksi kembali melonjak drastis. Tahun 2021 ini diperkirakan bisa tembus Rp 15 Milyar, naik Rp 3 Milyar dari 2020.

Hal ini disampaikan Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji saat meresmikan kantor baru Baznas Cilacap, Kamis (2/9/2021). Kantor baru tersebut berdiri di Jalan Jendral Sudirman nomor 47 Cilacap Selatan.

Menurut Bupati, pencapaian Baznas ini sudah banyak mendapatkan pengakuan dari sejumlah pihak. Termasuk menjadi Baznas Kabupaten Kota terbaik dengan pertumbuhan pengumpulan ZIS.

“Saya prediksi bisa sampai Rp 15 Miliar,” ujar Tatto.

Dia mengatakan, pencapaian Rp 15 Milyar tahun 2021 ini bisa saja kembali terlampaui. Ini dengan melihat tren kenaikan yang sudah terjadi sejak 2017 lalu sampai 2020. Selain itu, 2022 ekonomi diperkirakan akan kembali bangkit hingga makin banyak warga berhasil pulih dari keterpurukan akibat pandemi.

“Tahun depan ketika ekonomi bangkit, kesadaran berzakat makin meningkat,” kata Tatto.

Peningkatan tersebut, juga didukung oleh integritas dan profesionalitas seluruh pengurus Baznas Cilacap. Tanpa ragu, Tatto menyebut pengurus Baznas Cilacap adalah orang yang sangat bisa dipercaya. Hingga masyarakat tanpa ragu-ragu menitipkan Zakat Infak dan Sodakoh ke lembaga tersebut.

“Pengurusnya orang-orang berintegritas dan dapat dipercaya,” kata Bupati.

Data dari Baznas Kabupaten Cilacap menyebutkan, pada 2017 pengumpulan ZIS sebanyak Rp 994,6 juta. Jumlahnya melonjak tajam pada 2018 dengan pengumpulan Rp 3,873 dan 2019 (Rp 8,458 Milyar). Lonjakan kembali terjadi 2020. Baznas Cilacap mengumpulkan Rp 12,22 Milyar. Dan pada semester pertama 2021, pengumpulan ZIS sudah mencapai Rp 8,226 Milyar.

Ketua Baznas Cilacap, Irvan Rahmat mengatakan, pihaknya berupaya menjalin sinergi dengan Pemkab Cilacap untuk terus meningkatkan perolehan ZIS. Karena masih ada potensi zakat yang belum tergali. Demikian juga sektor lain seperti pertanian, pertambangan, wirausaha, dan beberapa instansi vertikal.

“Insya Allah nanti kita bentuk UPZ-UPZ, termasuk di masjid-masjid agar memudahan jangkauan dan lebih banyak sinerginya,” tegasnya.

Peresmian kantor baru Baznas Cilacap itu ditandai dengan pemotongan pita. Juga ada sejumlah kegiatan seperti sunatan massal bagi 60 anak, penyerahan bantuan saran usaha bagi para penerima zakat atau mustahik.

Wakil Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman turut menghadiri acara tersebut bersama Sekretaris Daerah Farid Ma’ruf, Ketua Tim Penggerak PKK, Teti Rohatiningsih, Camat se-eks Kotip Cilacap dan sejumlah LAZ di Cilacap. (*)

  • Bagikan