CILACAP – Sejumlah petenis meja veteran dari sejumlah kota di Jawa Tengah dan Jawa Barat, turun gunung untuk bertanding. Mereka datang untuk bertarung dalam turnamen tenis meja bertajuk PingpongMu di SMK Muhammadiyah Majenang. Ajang ini berlangsung selama 2 hari mulai Sabtu (12/11/2022) hingga Minggu (13/11/2022).
Salah satu pemain veteran ini berasal dari Bandung. Dia pernah menyabet gelar veteran terbaik di kota asalnya. Hingga sekarang dia masih sering turun gunung ke berbagai turnamen tenis meja.
Ketua Panitia PingpongMu, Muklhis Ali mengatakan, turnamen ini ada 3 kategori pertandingan. Masing-masing adalah anak U-15, umum dan kelas eksekutif. Pemain kelas terakhir mayoritas petenis veteran yang masih aktif dari berbagai perkumpulan. Total ada 32 pasangan yang ikut kelas eksekutif ini.
“Peserta U-15 ada 70. Peserta kelas umum ada 260 orang,” katanya.
Menurutnya, kategori U-15 menjadi upaya pembinaan pemain muda di daerah. Ini sudah menjadi kebijakan di Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) di daerah.
Ajang seperti ini sangat dibutuhkan pemain muda untuk mencari pengalaman bertanding. Sekaligus menjadi upaya dan langkah pencarian bibit berbakat di berbagai daerah.
“Selalu ada kelas untuk anak-anak,” kata dia.
Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Majenang, Saiful Anam menambahkan, ajang tersebut untuk menyambut Muktamar Muhammadiyah.
“Turnamen tenis meja ini untuk menyemarakan Muktamar Muhammadiyah. Kita ingin semua kegiatan menggembirakan jamaah,” katanya.
Dia menambahkan, peserta ajang ini berasal dari berbagai kota di Jawa Tengah dan Jawa Barat. Seperti dari Tasikmalaya, Banjarpatoman, Ciamis dan Bandung. Bahkan ada peserta dari DKI Jakarta yang sengaja datang untuk ikut ajang tersebut.
Sedangkan peserta dari Jawa Tengah berasal dari Cilacap sebagai tuan rumah, Banjarnegara, Banyumas, Purbalingga dan Brebes.
“Banyak peserta dari Jawa Barat. Termasuk petenis meja veteran,” tegasnya. (*)






