Rapat Paripurna Tetap Virtual Meski Cilacap Level 2

  • Bagikan
Rapat paripurna dewan tetap secara virtual meski Cilacap sudah masuk level 2. (doc)

CILACAP – Rapat paripurna di DPRD Kabupaten Cilacap tetap melalui virtual. Meskipun saat ini Kabupaten Cilacap sudah masuk level 2 sejak 2 November 2021.

Hal ini merujuk pada Instruksi Dalam Negeri nomor 57 tahun 2021. Dalam lembaran tertanggal 2 November 2021 itu, memastikan Kabupaten Cilacap turun level 2 bersama sejumlah kabupaten dan kota lainnya di Jawa Tengah.

Lembaran Instruksi Dalam Negeri juga menyebutkan, penurunan level 3 ke 2 salah satu indikatornya adalah capaian vaksinasi dosisi pertama, sudah mencapai 50 persen dari sasaran.

Ketua DPRD Kabupaten Cilacap, Taufik Nurhidayat memastikan rapat paripurna tetap melalui virtual. Terutama bagi undangan dinas dan Organsiasi Pemerintah Daerah (OPD) di Kabupaten Cilacap.

“Oh virtual masih. Kita sudah sepakati, sementara sebelum zero untuk tidak melakukan paripurna besar-besaran,” ujarnya, Jumat (5/11/2021).

Menurutnya, sah atau tidaknya rapat paripurna bukan oleh tingkat kehadiran atau qourum dari peserta undangan. Namun oleh tingkat kehadiran anggota DPRD.

“Kehadrian iya, (tapi untuk) anggota dewan. Tapi untuk mengundang, untuk mengikuti (rapat paripurna), OPD absensinya cukup dengan virtual. Karena toh sahnya paripurna, quorumnya bukan kehadiran yang diundang tapi kehadiran anggota DPRD,” terangnya.

Dia mengatakan, rapat paripurna secara virtual ini akan tetap menjadi kebijakan dewan. Sampai kemudian Cilacap benar-benar tidak ada kasus baru Covid19.

Atau dengan melihat perkembangan vaksinasi di Kabupaten Cilacap yang kini sudah mencapai 50 persen. Jika nantinya cakupan vaksinasi sudah 90 persen dan tidak ada kasus baru, kemungkinan besar rapat paripurna bisa menghadirkan pejabat terkait atau OPD.

“Nanti sambil jalan kita pertimbangkan. Sementara yang divaksin belum 90 persen apalagi belum zero, ya kita virtual,” tegasnya. (*)

  • Bagikan