Residivis Jual Peralatan Proyek

Wakapolres Cilacap, Kompol Suryo Wibowo SIK memperlihatkan bukti kejahatan S. Dia menjual alat proyek milik sebuah perusahaan dengan dalih menyewa untuk proyek di Cilacap. (narisakti/bercahayanews.com)

CILACAP – S, warga Cilacap yang juga Seorang residivis, jual perantara jual peralatan proyek dengan modus sewa. Alat proyek tersebut berupa scaffolding hingga membuat pemiliknya merugi sampai Rp 3 miliar. Aksi ini membuat S harus berurusan dengan kepolisian.

Aksi S ini bermula saat dengan menghubungi HP, karyawan PT TJ untuk menyewa scaffolding pada Juli 2021. S mengaku sebagai calo dari PT SAK dan PT MT yang tengah menggarap proyek di Pertamina Cilacap.

Untuk memuluskan aksinya, S juga melampirkan purchase order dari PT SAK dan PT MT. PT TJ lalu mengirimkan scaffolding ke Cilacap.

Namun setelah barang ini terkirim ke Cilacap, S tidak membawa ke PT SAK ataupun PT MT untuk kegiatan proyek. Justru residivis ini jual peralatan proyek tersebut.

Mengetahui ini, HP lalu melaporkan ke Polres Cilacap karena sudah tertipu dengan aksi S tersebut.

Petugas penyidik Polres Cilacap lalu bergerak dan mencari keberadaan pelaku. Mereka juga terus menggali berbagai informasi dari korban serta sejumlah saksi.

Hingga kemudian ada informasi keberadaan S di Cilacap. Petugaspun langsung bergerak ke rumahnya di Kelurahan Donan, Cilacap.

Di sana, petugas langsung menangkap pria berumur 45 tahun ini dan menggelandangnya ke Mapolres Cilacap.

Wakapolres Cilacap, Kompol Suryo Wibowo SIK mengatakan, S tidak bisa mengelak saat proses pemeriksaan karena petugas sudah memiliki bukti lengkap.

“Kita punya keterangan dan bukti. Seperti purchase order,” kata dia.

Akibat perbuatan ini, S terancam mendekam di penjara selama 4 tahun karena sudah menjual peralatan proyek scaffolding yang bukan miliknya. Petugas mengenakan pasal 372 KUHP. (*)