News  

Siap-Siap. Beri Uang ke Pengemis di Cilacap Bakal Kena Sanksi

Kabupaten Cilacap tengah persiapkan aturan tegas. Yakni sanski bagi warga yang beri uang ke pengemis. (doc)

CILACAP – Pemerintah Kabupaten Cilacap tengah menggodog aturan tentang sanksi bagi warga yang beri uang ke pengemis. Tidak tanggung-tanggung, pemberi uang maupun pengemis bisa kena denda sampai Rp 5 juta.

Pengemis kerap berada di pusat keramaian, tempat usaha hingga berkeliling kampung. Mereka bahkan kerap berada di sekitar traffic light untuk meminta uang ke pengendara saat lampu merah menyala.

Namun, aktifitas seperti ini akan segera hilang. Warga yang beri uang ke pengemis di Cilacap harus siap-siap menerima sanksi tegas dari pemerintah yang tengah menggodod aturan khusus.

Aturan ini masih dalam bentuk rancangan peraturan daerah (raperda) dan tengah dalam pembahasan oleh Panitia Khusus (Pansus) di DPR Cilacap. Pansus melibatkan seluruh stake holder, termasuk Satpol PP yang akan menjadi lembaga penegak aturan tersebut.

Kasatpol PP Kabupaten Cilacap, Luhur Satrio Muchsin mengatakan, pembahasan raperda tersebut berjalan kondusif dan menuju arah yang benar.

“Rapat dengan pansus di tingkat pertama dan kedua sudah sepakat. Memang ada yang dibuang dan disempurnakan dalam rangka untuk tugas-tugas nanti di lapangan,” terangnya.

Dia menyebut, dalam raperda ini membahas sanksi bagi warga yang beri uang ke pengemis di Kabupaten Cilacap. Sanksinya berupa denda dengan nominal minimal Rp 500 ribu. Sementara denda maksimal adalah Rp 5 juta.

“Sanksi maksimal sampai Rp 5 juta,” kata dia.

Dia menyebut, aturan ini nantinya akan bernama Perda tentang Penyelenggaranaan Ketenteraman dan Perlindungan Masyarakat. Perda ini bertujuan agar mampu menciptakan suasana lingkungan yang tentram, aman dan kondusif.

“Hingga masyarakat nantinya bisa menjalankan aktifitas masing-masing dengan tenang dan nyaman,” tegasnya. (*)