News  

Tabrakan Maut Bikin Korban Terjatuh dari Mobil

Petugas Polres Cilacap saat olah TKP tabrakan maut yang mengakibatkan 1 orang meninggal dunia. Korban meninggal terjatuh dari mobil yang dia kemudikan karena kerasnya benturan. (doc)

CILACAP – Tabrakan maut yang terjadi di selatan SMA N Majenang, Cilacap, Selasa (8/3/2022) pagi membuat korban sampai terjatuh dari mobil yang dia kemudikan. Ini karena mobil pintu samping sopir sampai terlepas yang membuat pengemudi terjatuh dari mobilnya dalam keadaan tidak sadarkan diri.

Kendaraan yang terlibat tabrakan maut adalah Daihatsu Espas, truk dan sebuah mobil bak terbuka. Mobil Espas pengemudinya adalah Saefudin (37), warga Desa Bojonggedang RT 08 RW 01 Kecamatan Bantarsari, Cilacap. Sementara Gatot Ariyono, warga Wates Kulon Progo, Magelang mengemudikan truk.

Kejadian bermula saat Daihatsu Espas dengan nomor polisi B 1568 HU, melaju dari arah selatan ke utara dengan kecepatan tinggi. Sampai di lokasi, yakni di selatan SMA N Majenang, mobil yang dikemudian oleh Saefudin (37) warga Desa Bojonggedang RT 08 RW 01 Kecamatan Bantarsari, Cilacap, oleng ke kanan.

Dari arah berlawanan, truk bernomor polisi AB 8113 OO, mencoba menghindari. Tabrakan maut tak terhindarkan. Mobil Espas membentur badan truk sangat keras sampai berbalik arah. Kuat dugaan, benturan keras inilah yang membuat pintu mobil Espas terlepas.

Dan dari belakang, ada mobil bak bernomor polisi H 1878 PM tak bisa menghindari Espas dan mendorong sampai bahu jalan di sebelah barat. Saat terdorong inilah, pengemudi Espas jatuh dari kursi depan.

Saat warga bersama petugas melakukan pertolongan, sempat ada kobaran api kecil di sekitar lokasi kejadian. Saksi melihat sempat muncul percikan api dari bagian depan mobil Espas.

Kasat Lantas Polres Cilacap, AKP Ris Andrian Yudo Nugroho mengatakan, pengemudi Espas meninggal di tempat akibat mengalami luka parah di bagian kepala.

“Korban meninggal dunia karena luka di kepala dan tubuhnya juga lecet-lecet,” ujar Kasat. (*)