News  

Target Zakat Cilacap Naik Menjadi Rp 25 M

Bupati melantik pengurus Baznas Cilacap periode 2022-2027. Target zakat melalui Baznas Cilacap naik menjadi Rp 25 Miliar. (narisakti/bercahayanews.com)

CILACAP – Target perolehan zakat dari masyarakat melalui Baznas Baznas Kabupaten Cilacap tahun ini bisa naik menjadi Rp 25 Miliar per tahun. Target ini menjadi tugas berat bagi pengurus Baznas Cilacap yang baru saja dilantik pada Senin (18/4/2022) oleh Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji. Angka ini naik Rp 10 Miliar karena pengurus periode sebelumnya sudah bisa tembus Rp 15 Miliar.

Pengurus Baznas Kabupaten Cilacap periode 2022 2027 terdiri atas 5 orang dengan ketua Irvan Rahmat. Ada 4 orang anggota masing-masing Muchsin SM, Akhmad Kholil, Khakimatusodiqoh dan Hamidan Majdi.

Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji melantik ke 5 orang ini sebagai ketua dan anggota Baznas Kabupaten Cilacap tersebut dan meminta agar target zakat naik menjadi Rp 25 Miliar.

“Targetnya untuk pengurus periode 2022 2027 adalah Rp 25 miliar,” kata Bupati.

Menurutnya, target ini sangat mungkin tercapai karena berbagai potensi. Pertama dengan jumlah ASN dan OPD yang ada di sana. Selain itu, Baznas Cilacap bisa mencari dari anggota masyarakat agar menyerahkan zakat mereka ke Baznas.

“Baznas sekarang sudah punya kantor. Tinggal jaga kepercayaan masyarakat,” kata dia.

Ketua Baznas Kabupaten Cilacap, Irvan Rahmat mengaku yakin meski target pengelolan zakat dari masyarakat naik. Keyakinan ini karena adanya dukungan dari berbagai pihak. Termasuk dari Bupati untuk agar bisa membuat Perda tentang penarikan dan pengelolan zakat melalui Baznas.

Kedua dengan menggali potensi zakat dari dunia usaha. Dia melihat banyak perusahaan besar di Cilacap.

“Kita akan minta mereka bayar zakat lewat Baznas. Perusahaan yang hidup di Cilacap kalau membayar zakat ya di Cilacap. Hasil jerih payah di Cilacap bisa dinikmati masyarakat Cilacap,” terangnya.

Dia menambahkan, 60 persen zakat yang masuk ke Baznas untuk peningkatan ekonomi masyarakat melalui bantuan UMKM. Nantinya akan ada wadah UMKM di bawah Baznas Cilacap. Targetnya adalah pelaku UMKM ini bisa menjadi pemberi zakat.

“Mereka tahun depan bukan lagi penerima, tapi pemberi zakat,” tegasnya. (*)