Tips Nyaman Berkendara Jarak Jauh

Nyaman berkendara jarak jauh harus memperhatikan sejumlah hal. Salah satunya posisi duduk. (doc)

JAKARTA – Nyaman berkendara jarak jauh butuh tips tersendiri dengan memperhatikan hal tertentu agar tenaga tidak terkuras, hilang konsentrasi atau fokus menurun. Cara termudah dengan mengatur posisi duduk agar nyaman, dan aman. Sehingga dapat meningkatkan konsentrasi, mengurangi keletihan dan menurunkan resiko lainnya.

Hariadi, Ass. To Service Dept Head PT Suzuki Indomobil Sales membagikan tips nyaman berkendara jarak jauh yang bisa membuat nyaman selama perjalanan.

  1. Posisi Duduk

Perhatikan posisi kursi mobil. Posisi duduk yang benar adalah badan tegak dan membentuk sudut 100 derajat. Aturlah sandaran kursi agar berada pada posisi yang tepat namun tetap rileks. Pastikan juga posisi tangan dan kaki tetap bebas bergerak. Letakkan punggung menempel dengan sandaran jok atau back rest agar tidak mudah letih.

  1. Posisi Kepala

Pastikan posisi headrest sesuai dengan tinggi kepala pengemudi. Demikian juga posisi kepala tegak sejajar dengan bahu agar pandangan ke depan tidak terganggu. Tinggi headrest yang tepat dapat melindungi kepala dan leher pengendara apabila terjadi benturan keras akibat kecelakaan.

  1. Posisi Tangan

Posisi tangan juga harus bebas bergerak dan rileks. Ketika memegang kemudi, ibu jari berada di luar genggaman 4 jari Anda agar terhindar dari cedera ketika menggenggam lingkar kemudi secara penuh. Tangan ketika menggenggam lingkar kemudi pada arah pukul 9 dan 3.

  1. Posisi Kaki

Kaki tidak boleh terlalu menekuk maupun terlalu lurus. Kemudian kendalikan tinggi atau rendahnya kursi sesuai dengan postur tubuh, dan pinggul tidak boleh lebih rendah dari lutut karena akan menyumbat peredaran darah ke kaki.

  1. Melakukan Peregangan Otot

Duduk terlalu lama membuat tubuh kaku hingga perlu melakukan peregangan otot. Tujuannya agar peredaran darah lancar dan pengendara tidak merasa kelelahan. Lakukan peregangan tiap 2 atau 3 jam sekali, atau ketika badan sudah terasa pegal.

“Selain fitur pendukung di mobil Suzuki seperti seatbelt, double SRS Airbag, Hill Hold Control, ESP, ISOFIX, dan lainnya, keamanan saat berkendara butuh didukung oleh perilaku pengendara,” terang Hariadi. (*)