News  

Vaksin Anak Menipis Hingga Jadwal Tertunda

Vaksinasi anak terkendala stok yang menipis hingga ada perubahan jadwal. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Stok vaksin untuk anak ternyata menipis hingga mengakibatkan jadwal vaksinasi anak SD tertunda. Penundaan terjadi di sejumlah sekolah yang seharusnya melaksanakan vaksinasi pada Selasa (21/12/2021).

Sejak pertama kali dilaunching, vaksinasi anak menyasar 160 ribu anak usia 6 hingga 11 tahun. Kegiatan ini mulai pada Jumat (17/12/2021) di SD dan MI se Kabupaten Cilacap.

Vaksinasi serentak bagi anak SD ini bisa rampung dalam sepekan atau maksimal 10 hari. Ini dengan menghitung tiap desa ada 7 SD dan MI dengan jumlah murid sekitar 1000 anak.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, dr Pramesti Griyana Dewi mengakui adanya penundaan vaksinasi di beberapa sekolah dasar. Ini karena stok vaksin anak menipis usai kegiatan berjalan selama 5 hari.

“Hari ini (Selasa, 21/12/2021) stok vaksin menipis,” ujarnya.

Dia mengatakan, dinas saat ini menunggu pengiriman vaksin dari pemerintah pusat agar target vaksinasi anak SD bisa selesai tepat waktu.

“Kita menunggu tambahan vaksin,” kata dia.

Dia menambahkan, sejak pertama kali di-launching program vaksinasi anak ini melibatkan banyak pihak. Terutama nakes dari rumah sakit pemerintah dan swasta. Demikian juga nakes dari seluruh puskesmas yang ada di Kabupaten Cilacap. Mereka tersebar sesuai dengan lokasi dan sasaran dengan melihat peta dan data.

“Ya, dari rumah sakit dan klinik swasta terlibat semua,” kata dia.

Sebelum pelaksanaan Dinas Kesehatan sudah melakukan pendataan terlebih dahulu dengan melibatkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Kantor Kementerian Agama. Karena ada siswa yang belajar di Madrasah Ibtidaiyah (MI). Data ini kemudian diolah di tingkat kecamatan dengan melibatkan Polsek dan Koramil.

“Lalu kita lakukan pemetaan per kecamatan per puskesmas. Lalu bersama Babinsa dan Babinkamtibmas, kita lakukan penjadwalan,” tegasnya. (*)