Wamen Stella Tinjau Lokasi Pembangunan Sekolah Garuda Baru di Sulteng

Ilustrasi

SULTENG – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie mengunjungi tiga lokasi strategis di Sulawesi Tenggara. Ia meninjau Desa Labo Jaya, Desa Wawolemo, dan satu desa di Kabupaten Wakatobi. Kunjungan ini bertujuan menilai kelayakan lahan untuk pembangunan sekolah Garuda Baru, program unggulan Presiden Prabowo Subianto guna memperkuat sumber daya manusia di bidang sains dan teknologi.

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi merancang Sekolah Garuda Baru sebagai sekolah menengah berasrama yang berfokus pada kurikulum STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Pemerintah berkomitmen membangun sekolah ini di 20 titik prioritas hingga 2029 sebagai bagian dari program pembangunan sekolah nasional.

Dalam kunjungan ke Desa Labo Jaya, Wamen Stella menilai kawasan ini strategis untuk pembangunan sekolah karena memiliki akses yang baik ke jalan utama dan bandara, topografi yang sesuai, serta dukungan masyarakat lokal. Ia juga menyoroti potensi integrasi sektor pendidikan dengan sektor pertanian dan agrowisata yang berkembang di wilayah tersebut.

Wamen Stella mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto menugaskannya untuk memastikan langsung potensi lahan pembangunan sekolah Garuda Baru. Ia menegaskan bahwa pemerintah ingin menghadirkan pendidikan berkualitas tidak hanya di kota besar, tetapi juga di daerah-daerah yang selama ini kurang terjangkau. (*)

Ia juga menegaskan bahwa pembangunan sekolah akan berdampak luas terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. Menurutnya, keberadaan asrama, kegiatan guru, dan operasional harian akan menciptakan ekosistem pendidikan yang menggerakkan roda ekonomi daerah.

Saat meninjau Desa Wawolemo, Wamen Stella menemukan potensi besar dalam kekayaan riset lokal bidang pertanian dan hortikultura. Ia menyampaikan bahwa pemerintah hanya akan menggunakan 2 hektare dari total 20 hektare lahan untuk pembangunan sekolah, sedangkan sisanya akan dimanfaatkan sebagai pusat riset dan kolaborasi pendidikan.

pembangunan sekolah

Wamen Stella menegaskan bahwa pembangunan sekolah bukan sekadar membangun gedung, tetapi juga menciptakan ekosistem pendidikan strategis untuk mencetak pemimpin masa depan. Ia juga menekankan pentingnya peran guru lokal dalam proses pengajaran karena mereka memahami karakter masyarakat setempat.

Di Wakatobi, Wamen Stella mendapat sambutan hangat dari Bupati, para akademisi, mahasiswa, dan tokoh adat. Ia mengapresiasi dukungan masyarakat terhadap visi Presiden membangun SDM unggul dari daerah. Ia juga menyampaikan pentingnya mengaitkan pembangunan sekolah dengan potensi lokal seperti kelautan, rumput laut, dan pariwisata berkelanjutan.

Ia menyampaikan prinsip dasar pembangunan sekolah Garuda Baru, yakni “riset lokal untuk ekonomi lokal.” Wamen Stella percaya bahwa potensi lokal seperti yang ada di Wakatobi bisa menjadi fondasi bagi pusat inovasi pendidikan nasional.

Dalam setiap kunjungan, Wamen Stella memastikan legalitas lahan, kesiapan infrastruktur dasar, serta dukungan pemerintah daerah dan masyarakat. Ia menyebut bahwa ketiga lokasi tersebut memiliki karakteristik unik dan layak dipertimbangkan untuk pembangunan sekolah Garuda Baru di Sulawesi Tenggara.

Wamen Stella menegaskan bahwa pemerintah hadir untuk memastikan setiap anak Indonesia mendapat kesempatan yang sama dalam mengakses pendidikan berkualitas. Melalui pembangunan sekolah Garuda Baru, negara ingin membuka jalan bagi talenta-talenta terbaik dari pelosok negeri.

Pembangunan sekolah Garuda Baru menjadi salah satu dari delapan program prioritas Kemdiktisaintek. Program ini menunjukkan komitmen Presiden Prabowo untuk mencetak generasi unggul yang siap bersaing dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa. (*)