News  

Wisata Desa di Cilacap Bisa Jadi Rujukan

Desa di Cilacap memanfaatkan pantai untuk jadi obyek wisata. (doc)

CILACAP – Wisata desa di Cilacap bisa jadi rujukan untuk liburan di akhir pekan. Sejumlah desa wisata ini tetap mengandalkan obyek alam untuk menarik pengunjung. Namun ada juga yang membangun beragama wahana dalam satu komplek.

Bagi para pencinta laut atau pesisir, wisata desa yang ada di bagian timur Cilacap bisa jadi rujukan pertama. Mayoritas pemerintah lokal menggarap, menata dan menambah wahana di sekitar pantai.

Sementara di wilayah barat yang penuh perbukitan bisa menjadi daya tarik tersendiri. Wilayah ini banyak memanfaatkan air terjun atau curug, perbukitan, view pedesaan atau areal sawah luas sampai dengan membangun camping ground.

Namun ada juga yang memanfaatkan bukit menjadi tempat wisata tersendiri atau menggunakan aliran sungai. Seperti di Desa Kesugihan Kidul Kecamatan Kesugihan yang mengekplore potensi Sungai Serayu.

Berikut ini daftar desa wisata di Cilacap yang bisa jadi rujukan untuk liburan pendek seperti akhir pekan.

Desa Widarapayung Kecamatan Binangun, Desa Jetis (Nusawungu), Desa Bunton (Adipala), Desa Pesanggrahan, Gentasari dan Pesangrahan (Kroya), Desa Welahan Wetan (Adipala), Desa Pesanggrahan (Kroya), Kelurahan Kutawaru (Cilacap Selatan) dan Desa Kamulyan (Bantarsari). Mayoritas memaksimalkan pantai untuk menarik pengunjung.

Sementara Desa Jambusari Kecamatan Jeruklegi dan Desa Kesugihan Kidul (Kesugihan) memiliki wahana berbeda.

Di luar itu, ada curug di Desa Datar Kecamatan Dayeuhluhur, Cisuru (Cipari), Sadahayu (Majenang) dan Desa Pamulihan (Karangpucung). Sementara Desa Tambaksari Kecamatan Wanareja menggali beragam potensi perbukitan untuk menjadi camping ground.

Hal serupa juga ada di Desa Bingkeng dan Sumpinghayu Kecamatan Dayeuhluhur atau Desa Cilempuyang (Cimanggu).

Selanjutnya, Bojongsari Kecamatan Kedungreja yang merubah rawa menjadi pusat kuliner ikan, dan juga Desa Karanggedang (Gandrungmangu) dengan wisata perbukitan. (*)