Wisuda STKIP Majenang, 104 Mahasiswa Siap Jadi Guru

Prosesi wisuda di STKIP Majenang, Selasa (26/9/2023). Tercatat ada 104 wisudawan dari Prodi PGSD dan Pendidikan Ekonomi. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP -Wisuda sarjana STKIP Majenang melibatkan 104 mahasiswa dari 2 Program Studi (Prodi), Selasa (26/9/2023). Mereka terdiri dari 80 mahasiswa Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Lalu dari Prodi Pendidikan Ekonomi sebanyak 24 orang.

Prosesi wisuda di STKIP Majenang diawali dengan pembukaan oleh Senat bertepatan dengan dies natalis dan terbuka untuk umum. Satu persatu, mahasiswa maju untuk prosesi pemindahan tali di topi toga dan menerima ijasah.

Ketua STKIP Majenang, Salamun mengatakan, wisuda tahun ini menjadi momen terbaik bagi para mahasiswa dan orang tua. Karena mereka sudah siap untuk memasuki dunia kerja dan mayoritas siap menjadi tenaga pengajar.

Menurutnya, lulusan perguruan tinggi itu sudah mampu bersaing. Terbukti, banyak lulusan yang sudah terserap menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak atau P3K. Bahkan ada juga yang lolos seleksi ASN.

“Ini menandakan lulusan STKIP Majenang sudah mampu bersaing di dunia kerja,” kata dia.

Dia mengaku sangat bersyukur karena tahun ini jumlah mahasiswa baru jauh lebih banyak dari pada sebelumnya. Tercatat ada 260 mahasiswa baru, atau naik 80 persen dari tahun ajaran 2022.

“Tahun ini naik 80 persen dari tahun lalu,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Cilacap, Sadmoko Danardono memberikan apresiasi terhadap para wisudawan. Dia berharap para wisudawan tetap mau belajar meski sudah masuk dunia kerja.

“Jangan berhenti belajar karena tantangan di masyarakat jauh lebih besar,” katanya saat membacakan sambutan Pj Bupati Cilacap, Yunita Diah Suminar.

Dia menilai, STKIP Majenang sudah membantu pemerintah dalam meningkatkan sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi. Hal ini sangat bermanfaat karena semakin baik lulusan pendidikan, maka pembangunan wilayah akan kian berkembang.

“Sumber daya manusia yang berkualitas akan memberikan dampak besar terhadap pembangunan sebuah wilayah,” kata dia. (*)