Zonasi PPDB 2021 Lebih Fleksibel

  • Bagikan
Aturan zonasi pada PPDB 2021 lebih fleksibel dan dinilai menguntungkan sekolah. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Kebijakan zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2021, dinilai lebih fleksibel bagi Sekolah Menengah Pertama (SMP). Ini dilihat dari hilangnya batasan jarak antara rumah calon siswa berdasarkan alamat di Kartu Keluarga (KK), dengan lokasi sekolah tujuan.

Seperti yang dikatakan oleh Kepala SMP 2 Majenang, Suwarno. Menurutnya batasan jarak pada PPDB 2021 ini sangat lentur.

“Kalau kuota 50 persen belum terpenuhi, batasan zonasi bisa diperluas. Sampai kuota terpenuhi,” kata dia, Selasa (22/66/2021).

Hal ini berbeda dengan sistim zonasi tahun sebelumnya dimana jarak rumah siswa dengan sekolah tujuan maksimal 3 km. Jika diluar jarak itu, maka siswa harus masuk melalui jalur lain hingga sulit mendaftar di sekolah tujuan utama. Kebijakan ini kemudian berujung pada sekolah negeri yang kekurangan murid baru.

“Tahun lalu kan ramai sekolah kekurangan murid,” kata dia.

Dia menjelaskan, ada pembagian kuota atau jalur dalam PPDB SMP. Masing-masing adalah zonasi, prestasi, afirmasi dan perpindahan tugas orang tua. Dan kuota zonasi mencapai 50 persen dari kapasitas atau tempat duduk bagi siswa baru di tiap sekolah.

“Dan sistim zonasi ini sekarang di-SK-kan (oleh) Bupati,” katanya.

Perbedaan lain, kata dia adalah dengan adanya pilihan pertama hingga ketiga dan harus dicantumkan dalam berkas pendaftaran calon siswa baru. Pilihan pertama adalah sekolah tujuan. Sementara pilihan kedua dan ketiga dibebaskan kepada calon siswa dan orang tua masing-masing.

“Pilihan kedua dan ketiga ini bebas dan salah satunya adalah sekolah swasta,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap, Kastam mengatakan jika PPDB Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Lanjutan Tingkat Pertama di Kabupaten Cilacap dilaksanakan secara daring dan luring.

“Untuk PPDB SD seluruhnya dilaksanakan secara luring, dan untuk SMP sebagian luring dan ada yang daring,” ujarnya, Senin (21/6/2021).

Di Cilacap ada sebanyak 197 SMP, namun hanya ada sebanyak 75 sekolah yang melaksanakan PPDB SMP secara daring. (*)

  • Bagikan