Ngeri, Maling Motor Bawa Senpi Diamankan Petugas

ilustrasi

TANGERANG – Dua pria maling motor yang bawa senjata api atau senpi, harus berurusan dengan petugas. Detik-detik penangkapan maling motor ini, sangat menegangkan karena pelaku sempat menembakan senpi meski tidak menimbulkan korban.

Kronologi aksi 2 maling motor yang bawa senpi ini, sempat terekam warga dari sebuah gedung. Dalam video ini, muncul seorang berbaju biru langit berlari ke arah pintu gerbang. Dia menarik pintu sebagai upaya mencegah kedua maling saat hendak kabur.

Namun, para pelaku sudah dekat hingga masih ada 1 pintu yang belum dia tutup. Pria ini lalu berlari ke arah samping, untuk menghindari tembakan dari pelaku. Kedua pelaku kabur dengan berboncengan menggunakan motor matic. Tapi karena terlalu cepat, motor malah berakhir di sawah warga.

Detik inilah, pria berbaju biru langit mencoba memberikan perlawanan. Dia melemparkan batu ke arah pelaku yang tengah terduduk kesakitan. Satu pelaku berjaket hijau, berusaha menaikan motor yang ada di parit.

Merasa terdesak akibat lempara batu, pelaku berjaket hitam lalu mengeluarkan senjata api. Terdengar ada letusan mirip senjata api saat sambil pelaku mengangkat senjata. Sementara maling berjaket hijau, berusaha melarikan diri.

Warga yang sejak awal sudah dekat dengan lokasi, akhirnya berhasil meringkus kedua maling motor yang bawa senpi tersebut.

Akun instagram @jabodetabek24info mengunggah video ini dan viral di media sosial. Admin menyebut, pelaku kini sudah diringkus petugas setempat.

“Detik-detik dua orang pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) satu diantaranya diduga membawa snjta api tertangkap dan dihakimi oleh warga ddepan Kelurahan Curug Sangereng, Tangerang, Banten (21/04/25). Kini pelaku sudah diamankan oleh pihak kepolisian setempat,” tulis akun di unggahan tersebut.

Kapolsek Kelapa Dua, Kompol Gusprihatin Zen memastikan, petugas sudah mengamankan 1 pelaku maling motor yang bawa senpi. Petugas juga berhasil mengamankan senpi pelaku yang ternyata senjata rakitan.

“Senjata rakitan dan sudah kita amankan,” tegasnya. (*)