JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya dan menangkap lima orang melalui Operasi Tangkat Tangan (OTT), Rabu (11/12/2025). Penyidik juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai dan emas dalam operasi tersebut.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo memastikan, petugas mengamankan seluruh barang bukti. Namun dia belum memberikan detailnya.
“Dalam kegiatan tertangkap tangan ini, selain mengamankan lima orang. Tim juga mengamankan barang bukti dalam bentuk rupiah dan logam mulia dalam bentuk emas,” ujar Budi seraya menambahkan akan memamerkan barang bukti saat konferensi pers.
Budi menambahkan, OTT Bupati Lampung Tengah berkaitan dengan dugaan suap proyek pengadaan. KPK juga menangkap seorang pihak swasta yang terlibat dalam kasus tersebut.
“Kegiatan tertangkap tangan ini terkait dengan proyek-proyek pengadaan di wilayah Lampung Tengah. Dan yang diamankan kemarin adalah pihak penyelenggara negara serta pihak swasta,” kata Budi.
KPK belum mengungkap proyek spesifik yang menjadi objek korupsi. Seluruh detail perkara akan disampaikan dalam konferensi pers.
Budi menjelaskan, KPK telah menuntaskan pemeriksaan intensif terhadap lima orang yang terjaring OTT atas Bupati Lampung Tengah bernama Ardito Wijaya. Penyidik juga sudah melakukan gelar perkara untuk menetapkan tersangka.
“Sejak semalam terdapat lima orang yang sudah diamankan, dilakukan pemeriksaan intensif. KPK telah melakukan expose dan sudah menetapkan pihak-pihak yang menjadi tersangka dalam perkara ini,” tegasnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto membenarkan penangkapan tersebut. Dia menyebut operasi berlangsung cepat serta terukur.
“Benar, Bupati Lampung Tengah,” ujar Fitroh merujuk pada OTT oleh KPK. (*)






