News  

Ada Sarang Tawon, Pembersihan Baliho Kampanye Libatkan Damkar

Petugas tengah menurunkan baliho di papan reklame, Senin (12/2/2024). Bawaslu Cilacap melakukan pembersihan baliho kampanye selama masa tenang dan menggunakan mobil crane di sejumlah lokasi. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Pembersihan baliho kampanye di masa tenang oleh Bawaslu Cilacap, ternyata tidak semuanya mulus. Salah satu penyebabnya karena mereka berhadapan dengan kawanan tawon yang bersarang di papan reklame. Bawaslu akhirnya harus meminta bantuan dari Regu Pemadam Kebakaran Cilacap.

Masa tenang menjelang pemilu 14 Februari 2024, seluruh baliho dan Alat Peraga Kampanye lainnya harus diturunkan. Masa tenang ini sejak 11 hingga 13 Februari 2024. Selama masa tenang ini, tidak boleh ada kegiatan kampanye. Demikian juga dengan baliho kampanye hingga Bawaslu harus melakukan pembersihan.

Pembersihan baliho kampanye sudah mulai sejak memasuki masa tenang, tepatnya pada 11 Februari 2024. Bawaslu melibatkan Panitia Pengawas Pemilu untuk menurunkan seluruh baliho dan alat peraga kampanye lainnya. Kegiatan ini mulai Minggu dini hari.

Namun belum semua baliho tersebut bisa diturunkan. Beberapa Alat Peraga Kampanye berupa bendera terpasang di pohon tinggi. Atau ada yang terpasang di papan reklame hingga sulit terjangkau.

Komisioner Bawaslu Cilacap, Ani Sulistyowati mengatakan, pihaknya harus meminta bantuan regu pemadam kebakaran. Tepatnya saat melakukan pembersihan baliho kampanye di Kecamatan Sidareja.

“Kemarin kita minta Pemadam untuk mengkondisikan karena ada sarang tawon. Baru hari ini (Senin) kita turunkan,” katanya, Senin (12/2/2024).

Selain meminta bantuan regu pemadam, Bawaslu juga meminta bantuan dinas lain yang memilik mobil crane saat pembersihan baliho kampanye. Mobil ini untuk menurunkan baliho kampanye yang terpasang di papan reklame. Dengan mobil crane ini, petugas bisa menjangkau baliho yang terpasang di tempat tinggi.

“Kita pakai alat berat karena faktor keselamatan. Terutama baliho kampanye yang tidak bisa kita turunkan secara manual. Hingga Bawaslu Cilacap membantu melakukan pembersihan,” terangnya.

Bawaslu, lanjutnya membagi 2 tim dan bergerak ke arah timur dan barat Cilacap. Masing-masing ada 1 mobil crane bersama petugas Satpol PP dan dari anggota Polri.

“Kita bagi 2 tim. Sasaran billboard yang butuh alat berat,” tegasnya. (*)