Cilacap Raih Penghargaan Kemendikbud Berkat Kepala PAUD

Budi Wahyu Ning Astuti memamerkan penghargaan dari Kemendikbudristek. Dia berhasil menjadi yang terbaik untuk kategori pengelola KB/TPA inspiratif. (doc)

CILACAP – Kabupaten Cilacap raih penghargaan dari Kemendikbud atau Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Tekhnologi. Ini berkat keberhasilan Kepala PAUD Aisyiyah Mulyasari Kecamatan Majenang, Cilacap.

Penghargaaan tersebut untuk kategori Pengelola KB/TPA/SPS Inspiratif bagi Kepala PAUD Aisyiyah Mulyasari, Budi Wahyu Ning Astuti. Dia menerima penghargaan tersebut bertepatan dengan Hari Guru 35 November 2021, di Jakarta.

Perempuan karib dengan sebut Uning itu meraih penghargaan atas keberhasilan mengatasi pembelajaran off line dengan metode video cerita dan perpustakaan yang melibatkan wali murid.

“Ya, kemarin dapat penghargaan untuk kategori pengelola Kelompok Bermain,” kata Uning, Minggu (28/11/2021).

Dia menjelaskan, lomba ini selalu ada tiap tahun. Namun kali ini tidak ada jenjang seleksi dari kabupaten hingga provinsi. Seluruh peserta menyerahkan karya dan dokumen pendukung lainnya melalui email.

Dia sendiri mengaku tidak menyangka akan membuat Cilacap mampu raih penghargaan Kemendikbud. Apalagi, dia sempat jatuh sakit menjelang lomba tersebut.

Dalam ajang ini dia membuat solusi atas keterbatasan jam belajar bagi siswa PAUD. Caranya dengan membuat video cerita untuk mengatasi loss literasi yang terjadi karena minimnya jam tatap muka.

“Loss literasi ini membuat anak sulit berkomunikasi. Dengan bercerita akan memancing kemampuan anak untuk memahami materi belajar, berinteraksi, bertanya, menjawab dan menceritakan kembali apa yang mereka dapatkan,” terangnya.

Para pengajar di PAUD Aisyiyah Mulyasari membuat sendiri video cerita itu. Mulai dari menentukan alur cerita sampai sampai karakter yang di tiap video itu. Tidak jarang mereka terlibat diskusi agar alur cerita maupun penggambaran bisa lebih tepat. Demikian juga saat ada kendala lain.

“Bikin videonya bareng-bareng. Awal masih sangat sederhana, lalu kita pakai aplikasi agar anak lebih mudah memahami cerita,” katanya.

Atas keberhasilannya ini, dia meraih piala dan piagam dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Penghargaan serupa juga akan dia peroleh dari Pemerintah Kabupaten Cilacap.

“Besok (Senin, 29/11/2021) saya diundang ke Cilacap untuk menerima penghargaan bertepatan dengan upacara Hari Korpri dan Hari Guru,” tegasnya. (*)