JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan telah mengamankan Gubernur Riau, Abdul Wahid, dan sejumlah pihak lain dalam sebuah Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menggegerkan.
Total sekitar 10 orang yang terjaring OTT KPK di Riau akan segera diterbangkan ke Jakarta hari ini untuk menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo memastikan, Gubernur Riau dan sejumlah orang lainnya terjaring OTT. KPK langsung menerbangkannya ke Jakarta guna pemeriksaan lebih lanjut.
Abdul Wahid terbangk ke Jakarta pada Selasa (4/11/2025) dan mendarat langsung digelandang ke Gedung KPK.
Kabar tertangkapnya Gubernur Riau oleh penyidik KPK melalui OTT, sudah tersiar sejak Senin malam. Dan hampir semua petinggi KPK membenarkan kabar tersebut.
Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, memberikan pernyataan singkat namun jelas. Dia memastikan kabar tersebut memang benar.
“Ya,” kata Fitroh.
Ketua KPK, Setyo Budiyanto juga memberikan pernyataan serupa. Menurutnya, penyidik masih melakukan proses penindakan.
“Benar, sementara masih berproses,” tambahnya.
KPK sendiri belum memberikan penjelasan secara detail atas kasus yang menimpa Gubernur Riau hingga terjaring OTT. Namun sejumlah pihak menyebut, Abudl Wahid bermasalah dengan hukum gara-gara tindak pidana korupsi di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau.
Sesuai rencana awal, Abdul Wahid bersama sejumlah orang lainnya sudah berada di Jakarta setelah mendarat di bandara. Nampak juga sejumlah orang dari Dinas PUPR Riau yang terjaring OTT KPK.
Budy Prasetyo menyebut, pengiriman para tersangka ke Jakarta dalam 2 tahap. Yakni pada pagi dan siang hari menggunakan penerbangan berbeda.
Pasca OTT, penyidik kemudian melakukan pemeriksaan intensif terhadap 10 orang tersebut.
“Hari ini, sembilan orang dari sepuluh yang tertangka kita bawa ke Gedung KPK,” kata Budi. (*)






