Penilik Pendidikan Harus Bisa Jaga Mutu

  • Bagikan
Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji saat membuka Musyawarah Daerah IPI Cilacap, Sabtu (30/10/2021). Bupati berharap agar pendidik mampu melahirkan siswa dengan kemampuan penguasaan tekhnologi sekaligus penguasaan sosial. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Penilik pendidikan di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap, harus mampu menjadi penjaga mutu. Ini sesuai dengan tugas dan fungsi mereka yang menjadikan penilik ada di posisi strategis.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap, Sadmoko Danardono mengatakan, penilik bagaikan penentu “mole” yang kokoh.

“Ibarat membuat benda, penilik ini ciptakan cetakan yang kokoh untuk mampu lahirkan generasi hebat bangsa ini di masa mendatang,” ujarnya Musyawarah Daerah Ikatan Penilik Indonesia Kabupaten Cilacap, Sabtu (30/10/2021).

Dia berharap agar para pengurus yang terbentuk punya tantangan berat. Pertama mereka harus mampu bekerja sama dalam sebagai sebuah organisasi. Kedua adalah membuat output dan outcome peserta didik yang punya otak dan akhlaknya.

“Dan saya yakin, pengurus dalam bekerja selama 5 tahun kedepan akan mampu melakukan itu,” kata dia.

Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji mengatakan, peran penilik sangat penting karena mereka harus mampu mengarahkan guru dan peserta didik. Kedua unsur ini harus sama-sama menguasai tekhnologi, kuat dalam penguasaan materi pendidikan punya kompetensi sosial.

Kompetensi sosial ini bisa terbentuk jika siswa terbiasa bersosialisasi dengan masyarakat. Mulai dari berlatih dengan ikut ekstrakurikuler, belajar dan mengerjakan tugas bersama, sampai melakukan praktikum di luar kelas.

“Ini akan membuat anak jadi punya inovasi, kreatif, gagasan dan “experience”,” ujar Tatto.

“Sekarang, orang-orang yang menguasai tekhnologi itu tidak cukup. Belajar saja tidak cukup. Tapi bagaimana anak-anak muda yang punya inovasi, kreatif, gagasan dan eksperimen harus ditingkatkan,” tegasnya. (*)

  • Bagikan