Cemburu, Pemilik Konter Pukuli Tetangga Hingga Luka Parah

  • Bagikan
Kasat Reskrim Polres Cilacap, AKP Rifeld Constantien Baba memperlihatkan pelaku penganiayaan saat konfrensi pers, Kamis (5/8/2021). Pelaku emosi dan cemburu hingga menganiaya korban dan mengakibatkan luka parah di kepala. (narisakti/bercahayanews.com)

CILACAP – Merasa cemburu karena ada laki-laki yang sering menggoda istrinya, berujung penganiayaan terhadap korban. Pelaku tega memukuli tetangganya hingga korban harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit akibat menderita luka seruis di kepala. Hal ini terungkap dalam konfrensi pers di Polres Cilacap, Kamis (5/8/2021).

Kasat Reskrim Polres Cilacap, AKP Rifeld Constantien Baba mengatakan, kasus penganiayaan ini terjadi di depan konter hp di Jalan Katamso, Keluarahan Sidanegara, Kecamatan Cilacap Selatan, Cilacap pada Sabtu (31/8/2021) lalu. Konter ini milik pelaku, yakni Dwi Faoyan Riyadi alias Dewe (37), warga Jalan Slamet Riyadi Nomor 08 RT 007 RW 005 Kelurahan Tambakreja Kecamatan Cilacap.

Kejadian bermula saat korban bernama Sutrisno (42), warga Jalan Slamet Riyadi RT 009 RW 005 Kelurahan Tambakreja Kecamatan Cilacap Selatan, datang ke konter hp milik pelaku. Tiba-tiba, pelaku memukuli korban menggunakan vape sebanyak 3 kali. Tidak hanya itu saja, pelaku juga sempat memukul wajah korban menggunakan kedua tangannya.

Pukulan bertubi-tubi ke arah organ vital ini membuat korban tidak berdaya. Bahkan sampai saat ini, korban masih dalam perawatan intensif akibat cidera di bagian kepalanya.

“Tersangka melihat korban di duduk di konter hp miliknya. Pelaku tiba-tiba menghantam korban dengan keras menggunakan vape. Hingga korban tersungkur,” ujar AKP Rifeld Constantien Baba.

Dia menjelaskan, penganiayaan ini dilakukan karena pelaku merasa cemburu terhadap korban yang dianggap telah menggangu rumah tangganya.

“Pelaku merasa dendam dan cemburu dengan korban yang informasinya sering mengganggu rumah tangga,” kata dia.

Kasat Reskrim menambahkan, keduanya memiliki rumah dan tempat usaha yang berdekatan. Jenis usahanya juga sama yakni konter hp. Hingga dipastikan, korban maupun pelaku sudah saling mengenal dan sering berada di sana.

“Masih satu RT dan konter berdekatan dengan rumah,” ujarnya.

Dia menambahkan, kondisi korban saat ini belum sadar 100 persen akibat menderita luka di kepala. Luka ini cukup parah karena tulang tengkorak sampai rusak akibat dipukul pelaku dengan vape.

“Korban belum sadar 100 persen,” katanya.

Dewe kepada awak media mengaku sudah lama mengetahui kalau korban sering menghubungi istrinya. Namun dia diam dan tidak pernah melaporkan hal ini kepada aparat terkait. Hingga akhirnya dia tidak bisa menahan emosi bercampur cemburu dan langsung menganiaya korban di depan konter hp miliknya.

“Saya emosi dan cemburu. Dia sering goda istri saya. Sudah lama tapi saya diem,” kata Dewe. (*)

  • Bagikan