Gantung Diri Karena Sakit Menahun

Petugas gabungan usai mengevakuasi R, korban gantung diri, Rabu (15/6/2022). Korban diketahui sudah lama sakit. (doc)

CILACAP – Karena menderita sakit menahun dan tidak ada perubahan, R, warga Desa Limbangan RT 03 RW 06 Desa Limbangan Kecamatan Wanareja, Cilacap memutuskan gantung diri, Rabu (15/6/2022). Dia menggunakan seutas tali dan melakukan gantung diri di lantai 2 rumahnya sendiri.

Korban pertama kali diketahui sudah tergantung di lantai 2, justru oleh istrinya sendiri. Istri korban melihat tubuh suaminya sudah kaku.

Sang istri sebelumnya merasa curiga karena sebelumnya sudah mengajak suami untuk pergi ke ladang bersama-sama. Namun setelah dia tiba di ladang, R belum juga muncul. Perempuan ini lalu meneruskan kegiatan.

Namun setelah kurang lebih 30 menit menunggu sambil bekerja, istrinya kian bertambah curiga. Hingga dia memutuskan untuk kembali pulang. Dan alangkah kagetnya dia karena mendapati sang suami sudah dalam posisi tergantung diri dengan seutas tali.

Kepala Desa Limbangan Kecamatan Wanareja, Cilacap, Harsono mengatakan, korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 15.00.

“Ketemua sekitar jam 3 sore. Namun tidak tahu jam berapa korban gantung diri,” kata dia.

Dia menambahkan, korban sudah lama menderita sakit menahun. Keluarga dan korban sudah berulang kali membawanya untuk berobat ke sejumlah tempat. Tapi upaya ini belum membuahkan hasil.

Penderitaan korban kian bertambah saat orang tuanya meninggal dunia. Hal ini membuat dia kian tertekan.

“Ini yang membuat keluarga akhirnya menerima kondisi korban yang gantung diri karena sudah lama sakit menahun. Orang tuanya juga belum lama ini meninggal hingga mungkin ini membuat dia makin tertekan,” terang Harsono.

Keluarga, kata dia tidak meminta otopsi atas tubuh korban. Tubuh jenasah sudah diserahkan kepada keluarga untuk diurus secara adat.

“Pemakaman rencana besok (Kamis) karena tadi sudah terlalu sore,” tegasnya. (*)