Ini Sosok TS, Pembunuh Bayi di Cilacap yang Baru Dilahirkan

TS (paling tengah), sosok perempuan pembunuh bayi di Cilacap. Dia menggunakan tangannya sendiri untuk membunuh bayi yang baru dia lahirkan. (doc)

CILACAP – Inilah sosok TS, warga Cilacap yang menjadi pembunuh bayi kandung dan membuangnya di tepi jalan raya Gandrungmangu-Cilacap pada Jumat (20/10/2023). Dia dengan tega membunuh bayi yang baru saja dia lahirkan.

Entah apa yang sekarang dalam benak TS setelah berada di penjara. Penyesalan tidak terkira karena sudah jadi warga Cilacap sekaligus pembunuh bayi yang baru saja dia lahirkan dari rahimnya sendiri.

TS, perempuan kelahiran 10 April 1992 atau sudah berusia 32 tahun. Dia tercatat tinggal di Dusun Bojong Desa Bulusari RT 05 RW 01 Kecamatan Gandrungmangu.

Lalu bagaimana perempuan berkerudung ini membunuh bayi yang baru dia lahirkan? Ternyata dia tidak menggunakan alat bantu apapun. Dia menaruh bayi tersebut berada di atas pangkuannya, layaknya perempuan pada umumnya yang tengah menimang buah hati.

Namun, TS bukan menimang buah hati agar tenang. Justru dia menutup hidung dan mulut mungil bayi tersebut menggunakan tangan kanan selama kurang lebih 40 menit. Akhirnya, bayi perempuan tersebut tidak bergerak.

Setelah memastikan si jabang bayi tidak bergerak, TS lalu membungkusnya menggunakan kain jarit dan memasukannya ke tas plastik warna merah.

TS lalu menghidupkan mesin motor dan membawa jenasah bayi ini. Setelah cukup jauh dari rumah, dia memutuskan untuk membuang bayi, tepat di depan sebuah warung ayam goreng di Desa Wringingharjo Kecamatan Gandrungmangu.

Kapolresta Cilacap, Kombes Pol Fannky Ani Sugiharto mengatakan, pelaku mengakui perbuatannya ketika petugas datang ke rumahnya.

“Dia mengakui perbuatannya setelah kita interogasi,” kata Kapolresta, Senin (6/11/2023).

Dengan tertangkapnya perempuan pembunuh bayi di Cilacap ini, Kapolresta berharap agar masyarakat kembali tenang.

“Tolong kepada masyarakat, jika mengalami seperti ini jangan ambil tindakan di luar nalar kita. Bayi ini punya hak hidup,” tegasnya.

Sebelumnya, penemuan bayi yang berada di dalam kantong plastik, gegerkan warga Kecamatan Gandrungmangu, Cilacap. Warga pertama kali menemukan bayi ini tergeletak di depan sebuah warung ayam goreng, Jumat (20/10/2023), sekitar pukul 18.30. (*)