Karyawan Baru Curi Mobil Showroom

Karyawan baru showroom di Cilacap bawa kabur mobil showroom. Dia harus berhadapan dengan penyidik Polres Cilacap usai tertangkap pada 13 Desember 2021. (doc)

CILACAP – Modus curi mobil showroom oleh karyawan baru membuat korban mengalami kerugian besar. 1 unit mobil yang dititipkan di showroom lenyap. Namun karyawan baru ini harus berurusan dengan polisi akibat aksinya itu.

Adalah SLP (19), warga Desa Kutawaru Kecamatan Cilacap Tengah, Cilacap. Dia baru menjadi karyawan selama 4 hari di sebuah showroom BSC milik NS di Jalan Bromo Timur, Cilacap. Namun entah kenapa, karyawan baru ini berani curi mobil di showroom itu.

Pencurian ini terjadi pada 13 Desember 2021. Pelaku mengambil kunci mobil dari laci dan membuka gerbang dan mengeluarkan mobil dan menutup kembali gerbang tersebut. Dia dengan mudah melakukan seluruh aksi karena berstatus karyawan showroom.

Selang waktu kemudian, pemilik showroom, NS mengabari S kalau mobilnya sudah hilang. S lalu mendatangi lokasi dan melihat mobik miliknya jenis Honda CRV sudah tidak ada di sana.

Dia bersama pemilik showroom dan saksi lainnya melihat gerbang depan showroom dikunci gembok dari depan. Namun ada 1 mobil warna hitam terparkir di halaman depan showroom. Mereka membuka pintu dan melihat kontak mobil terpasang dalam kondisi patah.

S dan NS lalu melaporkan kejadian ini kepada Polres Cilacap.

Mendapati laporan ini, petugas bergegas menuju TKP untuk menggali informasi dari para saksi. Petugas juga mendapati keterangan kalau gerbang dalam kondisi terkunci. Sementara SLP saat itu tidak ada di lokasi kejadian.

Wakapolres Cilacap, Kompol Suryo Wibowo mengatakan, petugas langsung menaruk rasa curiga terhadap SLP. Anggota Polres Cilacap mengejar SLP ke Desa Kutawaru Kecamatan Cilacap Tengah.

“Senin 13 Desember 2021, sekitar jam 4 sore petugas berhasil mengamankan pelaku berikut dengan mobil yang masih terparkir di pinggir jalan depan rumah pelaku,” kata Wakapolres.

Atas aksi ini, pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP yakni orang yang melakukan pencurian dengan pemberatan. Dia terancam hukuman badan paling lama 7 tahun. (*)