CILACAP – Otak dari kawanan perampok yang satroni Agen BRI Link di Desa Kaliwungu Kecamatan Kedungreja, Cilacap, merasakan timah panas dari petugas. Pelaku, yakni Sudiono tertangkap di perbatasan Provinsi Lampung dan Sumatera Barat bersama Iwan, pelaku lainnya.
Kapolda Jawa Tengah, Irjen Ahmad Luthfi saat konfrensi pers menyebutkan, Sudiono sempat berusaha melawan dan mengelebaui petugas.
“Saat proses penangkapan dia melawan dan mencoba kelabui petugas. Hingga petugas lakukan tindakan keras,” ujarnya dalam konfrensi pers dan tayang di kanal Humas Polda Jateng, Senin (3/4/2023).
Dia mengatakan, Sudiono menjadi otak kawanan perampok tersebut. Dia bersama Iwan merencanakan perampokan saat keduanya berada di Kaliwungu, Cilacap. Selama 10, keduanya membuat denah atau gambar lokasi toko sekaligus BRI Link itu.
Sekaigus membuat rencana lainnya agar perampokan ini mulus. Setelah rencana selesai, Sudiono pulang ke Lampung. Mereka baru kembali ke Cilacap beberapa hari sebelum melakukan aksi.
Kapolda menambahkan, 1 pelaku lainnya yakni Buang juga sudah berhasil mereka tangkap di Pandeglang, Jawa Barat. Dalam proses penangkapan, petugas mendapati ada 4 unit senjata api rakitan. Masing-masing di rumah Sudiono dan Iwan. Demikian juga dengan sejumlah butir peluru dengan kaliber berbeda.
“Ada 4 senjata api rakitan di rumah Iwan dan Sudiono,” kata dia.
Menurutnya, Sudiono sudah berulang kali terlibat aksi perampokan di berbagai daerah. Seperti kejadian perampokan di Yogyakarta pada 2013 dan Bekasi 2018 lalu.
“Dia ini kambuhan,” katanya.
Penangkapan terhadap 3 pelaku dan otak perampok ini melibatkan timb gabungan. Yakni tim Jatanras Krimum Polda Jateng dan Reskrim Polresta Cilacap. Tim ini mendapatkan dukungan dari Inafis dan Laboratorium Forensik. Dalam 3 hari, petugas sudah berhasil menangkap pelaku dan langsung melalukan pendalaman.
“Saat ini ada tim yang masih ada di Palembang untuk melakukan pengembangan,” tegasnya. (*)






