2 Pelaku Curanmor di Cilacap Tertangkap

Deretan motor hasil aksi 2 pelaku curanmor berhasil diamankan petugas Polresta Cilacap. Para pelaku terancam hukuman penjara selama 7 tahun. (doc)

CILACAP – 2 pelaku pencuri sepeda motor atau curanmor di Cilacap akhirnya tertangkap. Mereka adalah US dan AK. US merupakan residivis kasus serupa dan sudah malang melintang menjadi pelaku curanmor di sejumlah kota besar. Sementara AK sering bertindak sebagai mata-mata tiap kali US beraksi.

US dan AK sempat beraksi di 9 lokasi berbeda di Cilacap. Seperti di Kecamatan Bantarsari, Kawunganten, Binangun, Adipala dan lainnya. Dari 9 lokasi ini, keduanya berhasil menggondol 9 unit sepeda motor dan tiap unit mereka jual seharga Rp 1 juta.

Keberhasilan petugas Polresta Cilacap menangkap 2 pelaku curanmor ini berkat laporan warga yang kehilangan sepeda motor pada 4 Desember 2023. Berbekal laporan warga tersebut dan korban lainnya, petugas bergerak mencari 2 pelaku curanmor yang sudah meresahkan warga di Cilacap.

Dan 18 Desember 2023, petugas berhasil mengendus keberadaan AK di sebuah warung di Pantai Sodong Kecamatan Adipala, Cilacap. Petugas lalu mengamankan AK bersama barang bukti. AK lalu “bernyanyi” dan memberitahukan keberadaan US yang kemudian tertangkap pada 21 Desember 2023.

Kasat Reskrim Polresta Cilacap, Kompol Guntar Arif Setiyoko, SIK menjelaskan, keduanya kerap beraksi di tempat parkiran yang sepi. Mereka menyasar motor yang terpakir tidak rapi atau tidak terkunci stang.

“Pelaku menggunakan kunci Y,” ujarnya.

Kasat menjelaskan, US merupakan residivis dan sudah berulang kali masuk penjara karena tindak curanmor. Dia terakhir tertangkap di Bekasi dan sempat menjalani hukuman.

“Dia lalu pulang ke Cilacap dan mengajak AK untuk sama-sama beraksi. agar mengamati lokasi,” kata dia.

Akibat perbuatannya, US dan AK terancam hukuman penjara selama 7 tahun penjara. Petugas mengenakan pasal 363.

US kepada wartawan mengaku kerap menjual sepeda motor ke sejumlah pihak seharga Rp 1 juta. Sementara hasil penjualan dia bagi dua dengan AK.

“Motor saya jual. Paling Rp 1 juta. Terakhir saya gadaikan,” kata dia. (*)