CILACAP – Program bedah rumah di Desa Kutasari Kecamatan Cipari, Cilacap rampung dalam 20 hari. Rumah milik keluarga Rustinah ini sudah berdiri kokoh, lengkap dengan perabot, listrik dan lainnya.
Bedah rumah ini atas kerja sama Baznas dan LazisNU Kabupaten Cilacap. Dan keluarga Rustina, Senin (16/9/2022) menerima kunci dari Baznas dan LazisNU Cilacap. Selain itu juga ada bantuan peralatan rumah dari Dinas Sosial Kabupaten Cilacap.
Wakil Ketua II Baznas, Akhmad Kholil mengatakan, bedah rumah yang rampung dalam 20 hari ini, menjadi sinergi banyak lembaga. Mulai dari Baznas, NU Care, LazisNU dan Baitul Maal El Sejahtera. Selain itu juga ada dukungan dari warga setempat hingga rumah ini selesai dalam 20 hari.
“Ini merupakan sinergi semua pihak. Termasuk dukungan dari tokoh masyarakat hingga hasilkan rumah seperti ini,” kata dia.
Menurutnya, sinergi dengan lembaga di luar Baznas sudah memperlihatkan hasil. Hingga dia berharap agar kerja sama dengan LazisNU dan NU Care ini bisa terus berlanjut.
“Perlu ditindaklanjuti lagi kerja sama ini,” katanya.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cilacap, Syaiful Mustangin mengatakan, keberhasilan bedah rumah dalam 20 hari ini memperlihatkan bukti lain. Yakni masih ada gotong royong di tengah masyarakat.
“Ini jangan sampai hilang. Karena 20 hari rumah bisa berdiri kokoh. Tidak mungkin kalau tidak ada gotong royong,” kata Syaiful.
Karena dalam gotong royong ini, banyak lembaga yang terlibat dan memperlihatkan kerja sama. Seperti adanya antar warga, tokoh masyarakat, Baznas, NU Care, LazisNU dan Baitul Maal El Sejahtera.
Selain itu, bedah rumah ini juga memperlihatkan kalau masih banyak warga kurang mampu yang butuh bantuan. Mereka selalu mengalami banyak kesulitan. Termasuk untuk memiliki tempat tinggal yang layak.
“Masih banyak warga yang tidak mampu. Dan membantu sesama dengan zakat atau bersedekah ini kan perintah agama dan perintah negara juga,” tegasnya. (*)






